SELAMAT ! 4 Kategori Guru Ini Bakal Dapat Keuntungan Prioritas Utama Lulus PPPK 2021

SELAMAT ! 4 Kategori Guru Ini Bakal Dapat Keuntungan Prioritas Utama Lulus PPPK 2021, Alhamdulillah  - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan memberikan afirmasi, 

berupa penambahan nilai bagi empat kriteria guru saat mendaftar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal itu diatur dalam Peraturan Menteri PAN-RB nomor 28 pasal 28 tahun 2021.
SELAMAT ! 4  Kategori Guru Ini Bakal Dapat Keuntungan  Prioritas Utama Lulus PPPK 2021, Alhamdulillah

 "Ada empat kriteria guru yang mendapat penambahan nilai. Jadi penambahan nilai ini hanya pada nilai kompetensi teknisnya saja," kata Plt. Asisten deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur, Katmoko Ari Sambodo ,dalam konferensi pers sosialisasi CASN Kemendikbudristek, Jum'at 23 Juli 2021.

Baca Juga : Download Sertifikasi  Akreditas Ban PT Berbagai Perguruan Tinggi dan Program Studi

 Sejatinya ada tiga bentuk tes dalam seleksi guru PPPK tersebut. Selain kompetensi teknis, ada pula kompetensi menejerial, sosio kultural dan wawancara.

Lebih lanjut, Ari menjelaskan empat kriteria yang membuat calon guru PPPK mendapatkan penambahan nilai khususnya untuk kompetensi teknis. Pertama adalah guru dengan sertifikat pendidik yang linier dengan jabatan yang dilamar.

"Kepemilikan sertifikat pendidik yang linier itu penambahan nilainya hingga 100 persen," jelas Ari.

Baca Juga : Guru & Tendik Honorer Yang Memiliki Akta IV Dapat Afirmasi Tambahan Nilai 100% Harusnya, Ini Alasan Dan Penjelasannya

Kemudian untuk yang berusia 35 tahun ke atas mendapat penambahan nilai sebesar 15 persen. Lalu penyandang disabilitas sebesar 10 persen.

"Dan untuk THK II ada 10 persen khusus bagi mereka yang berstatus aktif selama tiga tahun terakhir berdasarkan dapodik," terangnya.

Ari mengatakan, penambahan nilai bersifat akumulatif. Artinya jika seorang guru di atas 35 tahun dan penyandang disabilitas akan mendapat penambahan nilai 25 persen.

 Baca Juga : Kabar Gembira Guru Pemilik Sertifikasi Pendidik sudah dipastikan Lulus Kompetensi Teknis Seleksi PPPK 2021,


"Tapi nilai maksimumnya 100 persen. Misal dia mendapat nilai 90 untuk kompetensi pendidiknya. Dia punya sertifikat pendidik, berusia 35 tahun dan disabilitas. Maka penambahannya tetap 100, tidak kemudian jadi 115," kata dia.

Ari menegaskan, bahwa penambahan nilai ini hanya berlaku di kompetensi teknis. "Berarti tetap harus ikut kompetensi menajerial, sosio kultural dan wawancara dan harus tetap lulus passing grade di situ," tutupnya. 

Cek untuk Aktivasi rekening DISINI ( bsudikti.kemdikbud.go.id )

Artikel ini tayang di  medcom.id dengan judul SELAMAT ! 4  Kategori Guru Ini Bakal Dapat Keuntungan  Prioritas Utama Lulus PPPK 2021, Alhamdulillah

2 Komentar untuk "SELAMAT ! 4 Kategori Guru Ini Bakal Dapat Keuntungan Prioritas Utama Lulus PPPK 2021 "

  1. Assalamualaikum.
    Fakta di lapangan, seleksi P3K tahun ini, banyak honorer negri yg TDK terakomodir formasi, apakah ijazah kelinieran mengalahkan pengalaman mengajar puluhan tahun?
    Jika kami sudah Sarjana, sudah tentu ilmu basic guru kelas SD pun kami mampu, meski apapun latar belakang ijazah kami.
    Tes kebangsaan dan cinta tanah air kami tidak perlu diuji lagi, loyalitas kami dan integritas kami pada bangsa dan negara untuk memajukan bangsa ini sudah tidak perlu diperdebatkan lagi. Hanya karena linieritas formasi dan sertifikat pendidik, honorer yang mengajar 10 tahun keatas harus tergeser oleh honorer lain? Hanya karena formasi induk atau linieritas formasi????
    Saya mewakili honorer bahasa Inggris SD mas menteri. Saya sudah 10 tahun mengajar di SD Beran 5 Ngawi Jatim, tahun 2010-2012 saya mengajar sebagai guru kelas dgn ampuan 24 jam, 2012-2014 saya mengajar bahasa Inggris dan bahasa Indonesia total 27 jam, 2015 sampai sekarang saya mengajar bahasa Inggris 12 jam, matematika kelas 6 5 jam, operator BOS dan kepala perpustakaan.
    Jika linieritas mengalahkan pengalaman kerja, apakah pejabat tinggi negara bekerja sesuai linieritas...Mas Menteri jg tau itu. Dengan segala kerendahan hati saya mewakili teman2 honorer pada umumnya dan honorer bahasa Inggris pada khususnya, lebih bijaklah dalam menentukan sistem seleksi P3K tahun ini. Krn banyak honorer yang merasa terzolimi. Khusus utk guru honorer bahasa Inggris SD mas Menteri, tolong akui atau hapuskan total mapel ini di tingkat dasar. Jangan beri kebijakan abu2 yg membuat celah masuknya honorer BHS Inggris SD lagi.
    Kami dihina Kemendikbud info dengan kalimat yang sangat tidak pantas, sebaliknya kebijakan tidak jelas datangnya dari kemenrian pendidikan sendiri. Berikan ketegasanmu mas Menteri, mau dibawa kemana pendidkan dasar di Indonesia, mau maju atau mundur. Akui atau hapuskan, dan mari kita nikmati kembalinya peradaban pendidikan 30 tahun yang lalu dimana lidah anak bangsa dikenalkan pada kata bahasa Inggris di jenjang SMP.
    Hapuskan saja bahasa Inggris jika kami dirasa TIDAK PERLU ada, faktanya olimpiade mapel SD menggunakan bahasa pengantar bahasa inggris. Hapuskan saja jika kami dirasa TIDAK PERLU ada, faktanya mapel ini diujikan di SMP dan SMA, mapel yang tidak diujikan di SMP saja diakui keberadaannya di SD. Bagaimana bisa mapel yang diujikan di jenjang selanjutnya dianggap tidak penting untuk diajarkan di jenjang bawahnya.
    Mohon dengan sangat ketegasan seorang MENTERI PENDIDIKAN Indonesia. Salam dari kami honorer bahasa Inggris SD yang dikebiri oleh sistem kurikulum di Indonesia. Hormat saya, Ida Yuliasih Herawati, M. Pd, honorer SDN Beran 5 Ngawi Jawa Timur. Saya bangga mengatakan saya guru honorer bahasa Inggris SD. KAMI BUKAN SALAH JUDUL, dan KAMI TIDAK AKAN MENANGIS BATU seperti yg dikatakan postingan fb Kemendikbud info.
    Kami bangga menjadi pengajar yang TERKEBIRI tp kami mampu menelurkan anak bangsa yang pandai berbahasa Inggris sebagai bekal ilmu praktis yang akan terus dipakai dalam segala profesi, dimana saja dan kapan saja.
    Wassalamualaikum

    BalasHapus
  2. Aku mendukungmu bu. Aku guru guru bahasa inggris SD juga . Namaku WAHYUDI SDN TEGALBANG I TUBAN.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel